Tips Berbusana Pakaian Ihram

Gayapopuler.com – Dalam melaksanakan ibadah haji, Anda akan melakukan serangkaian aktifitas ibadah yang cukup panjang dan menghabiskan energi. Bukan hanya fisik dan mental saja yang harus dipersiapkan tapi juga busana yang akan dikenakan, salah satu yang perlu diperhatikan adalah pakaian ihram. Pakaian ihram adalah pakaian yang wajib dipakai oleh jama’ah haji atau umrah. Pakaian ini adalah pakaian suci yang tidak boleh dijahit (bagi laki-laki) dan disunahkan berwarna putih. Mengenakan ihram menandai dimulainya ibadah haji/umrah sejak dari miqatnya. Berikut ini Gayapopuler memberikan bagaimana cara memakai busana ihram bagi wanita dan pria yang benar.

Tips Berbusana Pakaian Ihram

model-pakaian-ihram

Bagi Wanita

pakaian-ihram-wanita

Sebelum mengenakan pakaian ihram, disunahkan untuk mandi dan berwudhu. Berniat memakai baju ihram untuk ibadah haji/umrah. Cara memakai ihram bagi wanita sangatlah mudah. Seperti halnya memakai mukena untuk sholat, pakaian ihram harus menutup seluruh aurat. Aurat wanita adalah seluruh tubuh, kecuali wajah (dari atas dahi hingga dagu, dari batas telinga kanan hingga telinga kiri) dan telapak tangan. Pakaian berwarna putih sangat disunahkan. Untuk berjaga-jaga, disarankan untuk mengenakan dalaman tangan dan kaos kaki untuk menghindari terbukanya aurat di bagian tangan dan kaki.

Bagi Pria

model-pakaian-ihram-laki-laki

Sama seperti wanita, sebelum mengenakan ihram, disunahkan untuk mandi dan berwudhu. Setelah itu berniat memakai ihram untuk melaksanakan ibadah haji/umrah lillahi ta’ala. Pakaian ihram laki-laki biasanya terdiri dari dua helai kain putih yang tidak berjahit, yaitu izaar untuk menutup bagian bawah dengan cara disarungkan dan ridaa’ untuk diselempangkan di bagian atas. Ada beberapa cara untuk memakai kain ihram, namun umumnya adalah sebagai berikut:

cara-memakai-pakaian-ihram

  1. Pilihlah satu helai kain yang lebih panjang untuk dipakai di bagian bawah badan.
  2. Kemudian bentangkan posisi kedua kaki, lalu sarungkan kain ke badan seperti gambar no. 2.
  3. Kenakan sabuk khusus haji agar membentuk ikatan yang kuat.
  4. Tangan kanan dibentangkan sambil menggenggam dua ujung kain ihram yang disatukan, sedangkan tangan kiri diletakkan di bawah ketiak kanan untuk menahan lipatan kain.
  5. Ujung kain ihram yang disatukan ditarik ke arah kiri, sedangkan tangan kanan bergantian menahan lipatan di bawah ketiak.
  6. Ujung kain ihram yang disatukan dilipat ke dalam sehingga tidak kelihatan dari depan dan nampak rapi. Dilipat ke depan pun sebenarnya tidak apa-apa, namun kurang rapi. Ambil kain satunya lagi untuk diselempangkan di bagian atas tubuh dengan cara: selipkan ujung kain ihram sebelah kiri pada gulungan kain ihram di pinggang sebelah kanan, selendangkan ujung kanannya untuk menutupi bagian atas badan. Posisi ihram seperti ini digunakan untuk sholat dan sa’i.

Demikianlah tips memakai pakaian ihram, semoga bermanfaat dan ibadah Anda penuh hikmat.

Tips Berbusana Pakaian Ihram | Sandy Zebua | 4.5